Preserving Local Cultural Values in Forming the Character of Patriotism in Elementary School Students in Wonogiri Regency

Retno Handayani(1), Sabar Narimo(2), Djalal Fuadi(3), Minsih Minsih(4), Choiriyah Widyasari(5),


(1) Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
(2) Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
(3) Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
(4) Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
(5) Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Abstract

Local cultural diversity must be preserved and developed from generation to generation while maintaining the values contained therein. Media inheriting local cultural diversity can be done through education. Education in local content is intended so that students have solid insight into their environment and attitudes and behaviors that are willing to preserve and develop natural resources, social quality, and culture that support national and local development. The purpose of this study was to examine the preservation of local cultural values in Wonogiri Regency as an effort to build the character of the homeland. The method in this study uses a qualitative approach with an ethnographic design. The ethnographic model used is descriptive ethnography because it describes local cultural values in Wonogiri Regency. The place of research was conducted in one of the elementary schools in Wonogiri Regency. Data were collected from interviews, documentation, and observations. The results of the study show that the introduction of local culture in elementary schools can be done by introducing dance, types of musical instruments, folk songs, and regional languages, and integrating local products that must be guarded and preserved. Preservation of local cultural values is an effort made by schools as educational institutions to make the values of art, language, and folk songs as the basis for efforts to form the characteristics of love for the homeland. The challenges in the process of preserving local culture are the influence of globalization and the local government's lack of understanding of local culture in Wonogiri Regency.

Keywords

Wonogiri Local Culture, Patriotism, Descriptive Ethnography

Full Text:

PDF

References

Aji, A. P., Wangid, M. N., (2022). Kontribusi Pola Asuh Orang Tua pada Penanaman Karakter Cinta Tanah Air Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2718-2724.

Dewi, D. A., Auliadi, & Dini, E. (2022). Pengimplementasian Nilai Pancasilla pada Siswa SD Guna Meningkatkan Sikap Patritisme Cinta tanah Air. Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 3(1), 89-94.

Dianggi, K., Anggriana, T. M., Kadafi, A. (2022). Nilai Gotong Royong dalam Tradisi Sambatan pada Masyarakat Samin dan Implementasinya pada Layanan Bimbingan Kelompok. Seminar Nasional Sosial Sains, Pendidikan, dan Humaniora (SENASSDRA), 1(1), 977-987.

Faiz, A., Kurniawaty, I. (2022). Urgensi Pendidikan Nilai di Era Globalisasi. Jurnal Basicedu, 6(3), 3222-3229.

Fathoni, F., & Najichaa, F. U., Nugraha, N. (2022). Pendidikan Cinta Tanah Air Dalam Pembentukan Karakter Kaum Milenial. Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial, 2(4), 1-6.

Firmansyah., Isjoni., Asril., & Ibrahim. (2022). Peran Lembaga Adat Kampar dalam Mempertahankan Nilai Budaya Lokal di Kabupaten Kampar. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(2), 423-430.

Fuadi, D., Suharjo, Ratih, K., Utami, R. D., Sarbini, D. (2020). Pengembangan Dewi Menari sebagai Desa Wisata Tanon Lereng Gunung Telomoyo di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Journal Buletin KKN Pendidikan, 2(1), 28-36. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v2i1.11268

Graha, P. H., Malihah, E., Andari, R. (2022). Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal di Kampung Adat Cireundeu. Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(1), 4657 - 4666. https://doi.org/10.47492/jip.v3i1.1672

Gutiawati, T. A., & Wulansari, B. Y. (2022). Pengembangan Tema Budaya Lokal Ponoragan Untuk Membentuk Karakter Cinta Tanah Air Dalam Kurikulum PAUD. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 10 (2), 167-181. http://journal.umpo.ac.id/index.php/dimensi

Hindaryatiningsih, N. (2016). Model Proses Pewarisan Nilai-Nilai Budaya Lokal dalam Tradisi Masyarakat Buton. Sosiohumaniora, 18 (2), 108 - 115. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v18i2.9228

Juainah, N., Ermanovida, Chotimah, U., Kurnisar. (2022). Strategi dalam Membangun Nilai Karakter Cinta Tanah Air Mahasiswa melalui Pembelajaran PKn Berbasis HOTS. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 3045 - 3051. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2653

Kurniawaty, I., Purwati, Faiz, A. (2022). Penguatan Pendidikan Karakter Cinta Tanah Air. Jurnal Education and development, 10(3), 496-498. https://doi.org/10.37081/ed.v10i3.3905

Lismawati, A., Damanhuri, Pribadi, R. A., Hakim, Z. R. (2022). Implementasi Pendidikan Karakter Cinta Tanah Air dalam Kegiatan Pembelajaran Berdasarkan Kurikulum 2013 di SDIT Al-Muhajirin. Bina Gogik, 9 (1), 74-89. https://ejournal.stkipbbm.ac.id/index.php/pgsd/article/view/820

Luthfiah. (2022). Internalisasi Nilai-Nilai Cinta Tanah Air Pada Ekstrakurikuler Irmas Al Fikri di SMKN 1 Lemahabang. Jurnal Impresi Indonesia, 1(1), 18-27.

Muhammad, S., & Hasim, R. (2020). Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Lokal dalam Mewujudkan Cinta Tanah Air Melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMA Negeri Kota Ternate. Jurnal Geocivic, 3(2), 37-57. http://dx.doi.org/10.33387/geocivic.v3i2.2555

Narimo, S., Sutama, & Novitasari, M. (2019). Pembentukan Karakter Peserta Didik dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Varidika, 31(1), 39-44.

Narimo, S. (2020). Budaya Mengintegrasikan Karakter Religius dalam Kegiatan Sekolah Dasar. Jurnal Varidika, 32(2), 13-27. https://10.23917/varidika.v32i2.12866

Nurgiansah, T. H., & Rachman, F. (2022). Nasionalisme Warga Muda di Era Globalisasi: Pendidikan Kewarganegaraan Di Perbatasan. Jurnal Kewargenegaraan, 19(1), 66-75.

Rahayu, S. F. (2022). Makna Grebeg Pancasila Sebagai Upaya Pelestarian Nilai Pancasila di Kota Blitar. Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya, 7(1), 170-178.

Suryana, F. I. F., & Dewi, D. A. (2021). Lunturnya Rasa Nasionalisme pada Anak Milenial Akibat Arus Modernisasi. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 598-602. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i2.400

Suwandari, K., Wahyuni, S., Rahma, R. A., & Ahmad. (2022). Transformasi Nilai Tradisi Sayan Sebagai Upaya Mempertahankan Solidaritas Masyarakat. DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah. 2(6), 162-176.

Tinja, Y., Towaf, S. M., & Hariyono. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Melestarikan Nilai Budaya pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(9), 1257-1261. http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp

Triwardani, R., & Rochayanti, C. (2014). Implementasi Kebijakan Desa Budaya dalam Upaya Pelestarian Budaya Lokal. Jurnal Reformasi, 4(2), 102-110. https://doi.org/10.33366/rfr.v4i2.56

Wandut, W. K., & Dihe, N. I. (2022). Meningkatkan Rasa Cinta Tanah Air Melalui Metode Discovery Learning Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 4221-4229.

Wijaya, W. (2022). Tradisi Sambatan Sebagai Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Bakaba, 10(1), 1-8.

Wijayanti, I., & Solikatun. (2021). Perilaku Masyarakat Desa Sembalun Lawang dalam Pelestarian Nilai Budaya Lokal Untuk Meningkatkan Pariwisata. Seminar Nasional Sosiologi, 2(1), 299-308.

Yunus, R. (2013). Transformasi Nilai-Nilai Budaya Lokal Sebagai Upaya Pembangunan Karakter Bangsa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 14(1), 65-77. https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/33683842.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats